{"id":1357,"date":"2021-07-06T05:50:51","date_gmt":"2021-07-06T05:50:51","guid":{"rendered":"http:\/\/ardian.id\/?p=1357"},"modified":"2021-07-06T05:51:34","modified_gmt":"2021-07-06T05:51:34","slug":"jenis-kalimat-sitasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ardian.id\/?p=1357","title":{"rendered":"Jenis Kalimat Sitasi"},"content":{"rendered":"<p>Ketika mensitasi, kita dapat menggunakan dua jenis kalimat, yaitu kalimat author-prominent dan kalimat information-prominent. Kapan kita harus menggunakan jenis kalimat sitasi tersebut?<\/p>\n<p>Kalimat author-prominent adalah jenis kalimat dimana nama penulis yang kita sitasi menjadi bagian dari kalimat utama, dan biasanya muncul di awal kalimat. Misalnya, (1) Maxwell (2019) argues that \u2026 ; According to Krashen (2016), \u2026 Kapan kita harus menggunakan kalimat yang author-prominent? Jenis kalimat ini kita gunakan jika kita ingin menunjukan siapa yang menyampaikan ide\/pendapat yang kita kutip. Tidak semua penulis yang kita kutip harus dimunculkan di depan kalimat, hanya figur\/tokoh yang \u2018prominent\u2019 (berpengaruh atau terkenal) di area kita. Jenis kalimat ini akan menghasilkan efek \u2018ini lo, tokoh ini menyampaikan begini\u2019. Tapi ingat, jika terlalu banyak\/sering menggunakan kalimat jenis ini dalam tulisan, maka \u2018authorial voice\u2019 anda akan menjadi lemah. Suara atau sudut pandang menjadi tidak dominan (This is not good!)<\/p>\n<p>Berbeda dari kalimat author-prominent, jenis kalimat information-prominent tidak menempatkan nama penulis yang kita kutip di dalam kalimat utama. Nama penulis bukan bagian dari kalimat sitasi. Misalnya, (1) This becomes a space for learners (Sudiarto, 2018), atau (2) \u2026 should be included in the analysis (Dimble, 2010). Kapan kalimat jenis ini harus digunakan? Kalimat information-prominent digunakan jika kita ingin menonjolkan ide\/informasinya, bukan penulis\/pemilik ide. Dalam kalimat ini, siapa yang menulis menjadi \u2018less important\u2019 \u2013 kurang penting dibanding ide\/informasi yang disampaikan. Jika yang menyampaikan ide\/informasi bukan figur\/tokoh yang \u2018prominent\u2019 di satu area, maka kita bisa menggunakan kalimat information-prominent. Efek baik dari penggunaan kalimat jenis ini adalah munculnya \u2018authorial voice\u2019 kita sebagai penulis. Suara atau sudut pandang penulis menjadi lebih dominan.<\/p>\n<p>Jadi, bagamana kita harus menggunakan dua jenis kalimat sitasi tersebut? Gunakan lebih banyak kalimat information-prominent supaya suara kita sebagai penulis lebih muncul dan dominan; kalimat author-prominent secukupnya saja, untuk memberi kesan \u2018this big name also says this idea\u2019.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika mensitasi, kita dapat menggunakan dua jenis kalimat, yaitu kalimat author-prominent dan kalimat information-prominent. Kapan kita harus menggunakan jenis kalimat sitasi tersebut? Kalimat author-prominent adalah jenis kalimat dimana nama penulis yang kita sitasi menjadi bagian dari kalimat utama, dan biasanya muncul di awal kalimat. Misalnya, (1) Maxwell (2019) argues that \u2026 ; According to Krashen&#8230; <a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/ardian.id\/?p=1357#more-1357\">Continue Reading &rarr;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ardian.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1357"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ardian.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ardian.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ardian.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ardian.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1357"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ardian.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1357\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1359,"href":"https:\/\/ardian.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1357\/revisions\/1359"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ardian.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1357"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ardian.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1357"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ardian.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1357"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}