Paradok

Seperti anjuran untuk menyelamatkan hutan dan pepohonan yang dicetak di atas berlembar-lembar kertas

Seperti manusia yang berharap surga, percaya bahwa dunia hanya tempat persinggahan sementara, tapi berebut dunia seperti hidup selamanya

Percaya bahwa Tuhan menilai manusia dari kadar taqwanya, kemudian menilai sesama manusia dari merk mobilnya.

Bahwa di depan Tuhan semua manusia setara. Di mata manusia, kita berada pada kelas sosial yang berbeda.

Ironis

Comments are closed.

ardian.id by Ardian Wahyu Setiawan .

Up ↑