Penilaian objektif

Penilaian paling objektif atas diri kita berasal dari Tuhan, Allah yang maha adil. Selebihnya, penilaian dari sesama manusia hanyalah konstruksi sosial, pandangan subjektif dari mereka yang menilai kita berdasarkan pengalaman dan pengetahuannya. The problem is, pengalaman dan pengetahuan manusia sangat terbatas, sehingga sangat tidak mungkin menghasilkan sudut pandang yang adil. Itulah kenapa, meskipun dihadapkan pada pandangan manusia yang bertubi-tubi, kita harus tetap yakin, bahwa penilai yang adil hanyalah Allah. Tidak ada yang lain. Dengan demikian, kita akan menjadi ajeg, tidak mudah goyah karena penilaian manusia. #sruput

Comments are closed.

ardian.id by Ardian Wahyu Setiawan .

Up ↑